Simplify Complexity

Partungkoan Elisa Lumbantoruan
Subscribe

You can’t do everything well. Pick the things that matter most and concentrate on getting better and better, little by little, at those things. --- Reuben Mark, Former Chairman and CEO, Colgate-Palmolive Co.

Archive for the ‘Batak's Culture’

Adat Batak – perlu atau tidak?

September 14, 2007 By: Elisa Lumbantoruan Category: Batak's Culture 7 Comments →

Horas ma di hita saluhutna,

Perlu barangkali kita samakan penegertian kita mengenai “Adat”. Sebenarnya, ada 2 (dua) hal yang harus kita perlu cermati mengenai adat Batak, yaitu adat formal, yang biasa dapat kita lihat dari pelaksanaan acara adat Batak, mulai dari lahir, besar, menikah, sampai meninggal. Banyak sekali praktek adat Batak yang berkaitan dengan siklus hidup orang Batak. Kalau ada anak lahir, datanglah mertuanya “mamboan aek ni unte”, “pasahat ulos parompa”, paebathon, setelah besar, anak laki-laki biasanya “manulangi tulang”, untuk minta izin mau menikah dengan orang lain, biasanya hanya anak laki-laki yang paling sulung, acara pernikahan, sampai acara yang berkaitan dengan orang yang meninggal. Semua ini adalah merupakan bagian dari adat formal. (more…)

Leadership Principles Dalihan Na Tolu

August 27, 2007 By: Elisa Lumbantoruan Category: Batak's Culture, Leadership No Comments →


Dalihan Na Tolu tidak saja baik dalam sistem kekerabatan Batak tetapi juga sangat baik diterapkan dalam sistem leadership moderen. Seorang pimpinan yang dapat menerapkan Dalihan Na Tolu dalam kerangka sistem kepemimpinannya akan menjadi pemimpin yang sangat berhasil dan juga sustainable. Dalam konsep kepemimpinan moderen kita mengenal suatu konsep yang disebut dengan 360 Degree Leadership. Dimana seorang pemimpin yang handal, harus dapat mengelola hubungan yang harmonis dengan atasan (pemilik saham/komisaris), teman sejawat (peers), dan bawahan. Hanya saja, hubungan seperti apa yang seharusnya dikembangkan?. (more…)

Ukuran Keberhasilan ala BATAK

August 27, 2007 By: Elisa Lumbantoruan Category: Batak's Culture 3 Comments →

Di setiap acara adat Batak, hampir semua kerabat yang datang pada acara itu akan menyampaikan harapan dan doa agar pihak keluarga yang punya acara (hasuhuton) berhasil dalam kehidupannya, yang diukur dari keberhasilan dalam aspek materi/welfare dan pengetahuan/knowledge (hamoraon), kedudukan sosial/jabatan/respected (hasangapon), dan keturunan, baik dalam jumlah dan kualitas dan terutama adanya anak laki-laki di dalam keluarga (hagabeon). Perhatikan umpasa/umpama (pantun) berikut : (more…)

Nilai Luhur Adat Batak

April 01, 2007 By: Elisa Lumbantoruan Category: Batak's Culture 2 Comments →

Bidang do diranap dao ditatap di Adat Batak i. Uli idaon angka tujuanna, naeng maraturan na denggan sude ulaon: masiurupan, masiajaran, masipodaan, masitatapan, masihilalaan. Naeng maraturan na denggan sude panghataion, pangalaho dohot parange: masiantusan, masihormatan, masipasangapan. Naeng maraturan na denggan sude parsaoran: pardongan saripeon, parnatua-tuaon dohot paraniakhonon, parhaha-maranggion, parsahutaon, parsisolhoton, denggan mar-dongan tubu, marhula-hula, marboru. Sian najolo, diakui roha ni halak Batak do, naso marguru dijolma sude namasa diportibi on. Ala ni i dihilala roha nasida do na tergantung do ngolu nasida sian hagogoon dohot huaso ni angka na so tarida. (more…)